Apa faktor khusus yang menyebabkan Pangeran Diponegoro menyerang Belanda

Apa faktor khusus yang menyebabkan Pangeran Diponegoro menyerang Belanda!

 

Jawaban

Pangeran Diponegoro memiliki nama asli Raden Mas Ontowiryo, adalah putra Sultan Hamengkubuwono III. Pada 1825, Belanda dengan sengaja menanam patok-patok untuk membuat jalan di atas makam leluhur Pangeran Diponegoro. Hal itulah yang membuat kemarahan Pangeran Diponegoro memuncak, dan menyatakan sikap perang terhadap Belanda. Sebelum insiden patok tersebut, pada 1823, Jonkheer Anthonie Hendrik diangkat sebagai smissaert residen Yogyakarta.

Tanpa diketahui sebabnya, tokoh Belanda ini dikenal sebagai sosok yang sangat anti terhadap Pangeran Diponegoro. Ketiadaan pemimpin yang berwibawa di lingkungan keraton membuat para pejabat Belanda, termasuk Smissaert berbuat semaunya. Smissaert bahkan selalu duduk di kursi yang disediakan untuk sultan ketika diadakan rapat resmi.

PILIHAN |  Berikut ini termasuk staf artistik dalam pementasan teater adalah

Konflik pribadi antara Pangeran Diponegoro dengan Smissaert semakin tajam sesudah peristiwa saling mempermalukan di depan umum dalam sebuah pesta di kediaman residen. Kala itu, Pangeran Diponegoro terang-terangan menentang Smissaert. Hal itulah yang membuat Smissaert bekerjasama dengan Patih Danurejo untuk menyingkirkan Pangeran Diponegoro dari istana Yogyakarta.

Dengan demikian, faktor khususnya ialah karena Belanda melakukan pemasangan patok untuk pembuatan jalan kereta api yang melewati makam leluhur Diponegoro di Tegal atas perintah Patih Darunejo IV tanpa seijin Diponegoro.

 

Pertanyaan Lain :

PILIHAN |  Informasi mengenai masuknya agama dan kebudayaan islam di Indonesia antara lain berasal dari seorang musafir terkenal asal Italia bernama

Kumpulan Materi :

Informasi Kuliah dan Beasiswa :

PILIHAN |  Udara suplementer adalah ..

Daftar Isi

Check Also

Kunci Jawaban Soal

sebutkan 4 upaya untuk menjaga keutuhan NKRI

sebutkan 4 upaya untuk menjaga keutuhan NKRI Jawaban Jawabannya yaitu mengamalkan nilai-nilai pancasila, memelihara keamanan …